“Jangan singkirkan mereka”
Senyum tulusmu takkan redup
Masih sama seperti kemarin,
masih sanggup
Melawan nasibmu kini
Sebagai mantan penderita kusta
Kulit-kulit keriput itu
Tangan-tangan lumpuh itu
Jari-jari yang bengkok yang kian merapuhkanmu itu
Takkan sanggup lagi melumpuhkan asamu
Tak ada yang salah dengan asamu
Ketika nilai, norma dan sikap tak lagi dijunjung tinggi bagi mereka
Pembagian kerja yang tidak adil Kesenjangan dijunjung megah
Ketika marginalisasi terjadi
Hak mereka untuk mendapatkan pekerjaan dan penghidupan layak harus terhalang oleh keadaan fisiknya, disabilitasnya
Haruskah kita seperti itu?
Acuh dengan mereka?
Menganggap mereka sampah masyarakat?
Atau bahkan membuang mereka?
Menganggap ketidakadilan ini wajar?
Dimana nurani kalian, wahai manusia?
Jangan
Singkirkan
Mereka